Tahapan perkembangan siswa SD
setiap siswa memiliki karakteristiknya masing-masing. memiliki sifat dan sikap yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya. perkembangan pada peserta didik dimulai dari mereka lahir sampai dewasa hingga akhir hayatnya. untuk mewujudkan perkembangan yang positif pada siswa maka diperlukan pendidikan dan pembelajaran. setiap fase-fase perkembangan yang dilalui oleh siswa maka harus dipahami serta dimengerti oleh guru supaya dalam pembelajaran tidak ditemui adanya hambatan psikologis yang akan berdampak pada proses belajar yang tidak optimal maupun hasil belajar yang tidak cukup memuaskan.
tahapan perkembangan siswa dapat dilihat dari aspek perkembangan berikut:
tahapan perkembangan siswa dapat dilihat dari aspek perkembangan berikut:
- perkembangan fisik, perkembangan ini merupakan mudah untuk kita perhatikan atau adanya perubahan yang tampak mulai dari berat, tinggi badan, serta perkembangan motoriknya. anak sd sudah memiliki kemampuan motorik yang lebih halus dan terarah. perkembangan fisik pada anak perempuan lebih mencolok atau lebih cepat dibandingkan anak laki-laki. karenanya anak perempuan lebih cepat mengalami masa pubertas dibanding dengan anak laki-laki. pada anak sd mereka makin aktif dalam melakukan gerakan-gerakan atau dalam permainan-permainan serta aktivitas-aktivitas sehari-hari yang melibatkan fisik. contohnya seperti bermain bola, main loncat tinggi, dan berlarian. kegiatan ini sangat diminati sehingga membuat perkembangan fisik anak semakin berkembang.
- perkembangan sosial, perkembangan sosial yang dialami oleh anak sd adalah mereka sudah berkelompok-kelompok kecil atau sudah adanya pemisahan antara laki-laki dengan perempuan dalam bermain. pada usia ini mereka diharapakan sudah mampu dalam mengatur dirinya sendiri serta rasa empati dan kerja sama sudah mulai tumbuh. pada kelas tinggi di sd mereka sudah mulai mengenal dan mampu melakukan tugas dan bertanggung jawab baik sebagai ketua kelas maupun sebagai anggota.
- perkembangan bahasa, siswa sd di kelas tinggi sudah memiliki perbendaharaan kosa kata yang sudah banyak. mereka sudah mampu menggunakan bahasa yang halus dan kompleks. ketika akan berbicara mereka akan memikirkannya terlebih dahulu apakah itu pantas atau tidak. perkembangan bahasa tidak hanya dialami pada anak sd di kelas tinggi tapi dialami juga oleh anak sd di kelas rendah. mereka sudah mampu membaca dan menganalisis kata-kata serta mengalami peningkatan kemampuan dalam tata bahasa.
- perkembangan kognitif, menurut Piaget dalam (Anitah, W., Sri 2008: 2.22) mengemukakan bahwa pada usia sd siswa akan memiliki kemampuan berfikir operasional konkret. pada tahap ini siswa sudah mampu menyelesaikan tugas-tugas menggabungkan, menghubungkan, memisahkan, menyusun, menderetkan, melipat, dan membagi.
- perkembangan moral, pada perkembangan ini anak dituntut untuk dapat bersikap baik, serta menanamkan rasa kebersamaan dan saling menghargai antara sesamanya maupun pada orang lain.
- perkembangan ekspresif, dalam perkembangan ini siswa sudah mampu berekspresi dengan cara sudah mulai membina hobinya. siswa sudah mulai menunjukkan bakat dan rasa ketertarikan akan suatu hal. contohnya seperti bernyanyi, menari dan sebagainya. disini sangat dibutuhkan peran orang tua dan guru dalam mengawasi dan mengarahkan siswa agar tidak memilih hobi yang salah atau yang dapat merugikan dirinya sendiri mapun orang lain.
- aspek intelegensi, teori Gardner yang dikutip dari (Utami, Munancar, 1999: 265) dalam (Anitah, W., Sri 2008: 2.23-2.24) mengatakan bahwa aspek-aspek intelegensi dapat ditumbuhkan pada setiap siswa diantaranya adalah: 1). intelegensi linguistik yaitu, kemampuan dalam menggunakan bahasa. 2) intelegensi logis-matematis yaitu, kemampuan dalam menjajaki pola-pola dan simbol-simbol serta kepekaan kemampuan dalam berfikir logis. 3) intelegensi spasial yaitu, kemampuan untuk mengamati secara mental, memanipulasi bentuk dan objek. 4) intelegensi musik yaitu, kemampuan untuk menikmati, mempertunjukkan musik. 5) intelegensi fisik-kinestetik yaitu, kemampuan untuk menggunakan keterampilan motorik halus dan kasar dalam olahraga, dan seni. 6) intelegensi intrapribadi yaitu, kemampuan untuk memperoleh akses terhadap pemahaman perasaan, impian diri sendiri. 7) intelegensi interpribadi yaitu, kemampuan mengamati dan merespon suasana hati dari orang lain.
Terimka kasih, Postinganya sangat bermanfaat khusus untuk para calon guru,guru dan siswa serta bagi institusi sekolah. Selamat dan sukses selalu.
BalasHapusPermisi kak mau tanya..
BalasHapusApakah sama perkembangan antara anak sd dikelas tinggi dg anak sd di kelas rendah?